Nias Krisis Listrik, PLN Kirim 17 Genset


Jakarta -Wilayah Nias, Sumatera Utara saat ini mengalami krisis listrik. Pemadaman listrik terjadi di wilayah ini, karena 2 unit pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) berkapasitas 2 x 10 megawatt (MW) berhenti beroperasi.

Manajer Senior Public Relations PT PLN (Persero), Agung Murdifi mengatakan, pihaknya tengah melakukan sejumlah upaya untuk mengatasi pemadaman yang berlangsung, di antaranya mengirimkan genset-genset yang ada di seluruh Wilayah Sumut, serta melakukan peminjaman genset dari Wilayah Sumatera Barat. 

Rencana genset yang dikirim ke Nias adalah 17 genset, dengan total kapasitas 1,25 MVA. Genset tersebut diambil dari seluruh Area di Wilayah Sumut di antaranya dari Sibolga 6 x 50 kVa, Binjai 3 x 100 kVA, Pematang Siantar 1 x 100 kVA, Padang Sidimpuan 2 x 100 kVA + 50 kVA, Medan 1 x 100 kVA, Lubuk Pakam 1 x 100 kVA, Rantau Prapat 1 x 100 kVA.

Saat ini pengiriman genset gelombang I sebanyak 10 genset dengan dengan total kapasitas 650 kVA telah tiba di Nias. Pengiriman genset gelombang II sebanyak 7 genset dengan total kapasitas 600 kVA juga dikirim.

"Kami mohon maaf atas pemadaman yang terjadi dan memohon kepada semua pihak agar turut mendukung PLN Wilayah Sumut untuk dapat segera mengatasi krisis listrik yang terjadi.saat ini tim kami tengah melakukan sejumlah upaya untuk mengatasi kekurangan pasokan ini" ujar Agung dalam keterangannya, Senin (4/4/2016).

Saat ini Nias mengalami krisis listrik sebanyak 74,07% atau sebesar 20 MW dari total beban puncak sebesar 24 MW.

Sebelumnya PLN telah melakukan pertemuan dengan Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Plus dan pemilik PLTD sewa, dan disepakati perpanjangan sewa selama 1 tahun. Namun pada Jumat (1/4) malam, pukul 22.21 WIB pemilik PLTD sewa memberhentikan operasi mesin tersebut.

PLN Wilayah Sumatera Utara Juga telah melakukan audiensi ke Kantor Gubernur Sumatera Utara. Dalam audiensi tersebut, GM PLN Wilayah Sumut melaporkan permasalahan yang terjadi di Nias kepada PLT Gubernur Sumut, Tengku Erry Nuradi, dan meminta dukungan terhadap usaha yang dilakukan PLN Wilayah Sumut. 

Di Nias juga diadakan pertemuan kembali dengan segenap tokoh Muspida Plus, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
(wdl/wdl) 
finance.detik.com

Tidak ada komentar: