Produsen Minyak Gagal Sepakat Tahan Produksi, Harga Jatuh 6%


Produsen Minyak Gagal Sepakat Tahan Produksi, Harga Jatuh 6%


Doha -Para produsen minyak anggota OPEC dan non OPEC gagal menyepakati rencana penahanan produksi minyak, pada pertemuan hari Minggu di Doha, Qatar. Arab Saudi tidak mau ikut dalam kesepakatan, bila Iran atau produsen lain tidak ikut serta.

Memang dalam pertemuan tersebut Iran tidak hadir, karena tidak mau menahan produksinya. Iran tengah menggenjot produksi minyaknya, setelah sanksi dari negara Barat dicabut pada Januari ini. Negara tersebut ingin meningkatkan ekspor minyaknya, sebagai tambahan pendapatan negara.

Rencana penahanan produksi minyak di Doha dilakukan untuk menstabilkan harga minyak yang terus jatuh.

Setelah 5 jam pertemuan, perwakilan dari 18 negara produsen minyak dunia gagal menemui kesepakatan seperti yang dinanti-nanti para pelaku pasar.

"Kami berkesimpulan, perlu waktu untuk berkonsultasi lebih lanjut," kata Menteri Energi Qatar, Mohammed al-Sada, dilansir dari Reuters, Senin (18/4/2016).

Menurut sejumlah sumber, akan ada pertemuan lanjutan pada 2 Juni 2016 nanti.

Akibat gagalnya kesepakatan, harga kontrak berjangka minyak dunia di pasar Asia pagi ini turun 6,7%.  Harga minyak Nymex turun 6,7% menjadi US$ 37,68/barel. Harga minyak jenis Brent juga turun 6,7% menjadi US$ 40,18/barel.

detik.com

Tidak ada komentar: