Rustam Effendi Mundur, Geng Golf, dan Ahok

Jakarta - Rustam Effendi tak membalas panggilan telepon atau juga pesan chat whatsapp. Biasanya, mantan wali kota Jakarta Utara ini memberi respons cepat saat ditelepon wartawan. Dia salah satu pejabat di Pemprov DKI yang mudah dikonfirmasi. Seperti saat penertiban Kalijodo lalu. 

Rustam memberi penjelasan gamblang soal alasan dan dasar penggusuran. Tak hanya itu saja, Rustam turun ke lapangan dan merespons setiap pernyataan sanggahan dari Daeng Aziz dkk. Tapi kini semua sudah selesai. Rustam sendiri mengkonfirmasi kalau dirinya mundur dari jabatan wali kota Jakarta Utara.

"Benar," kata Rustam singkat membalas chat di whatsapp, Selasa (26/4/2016) pukul 02.25 WIB.

Tak ada penjelasan lagi, termasuk saat ditanya kemudian soal alasan dia mundur, soal geng golf, dan lainnya. Tapi kabarnya, dia akan memberi jumpa pers hari ini di Pemkot Jakarta Utara.

Rustam sebelum mundur sempat menuliskan pesan panjang di facebook miliknya. Di tulisan itu dia menulis pesan. "Tuduhan yang menjurus fitnah apalagi keluar dari mulut pimpinan adalah sesuatu yang sangat menyakitkan," demikian salah satu penggalan tulisannya. Rustam tak terima saat disebut Ahok bersekutu dengan Yusril Ihza, yang notabene Bacagub DKI dan juga kuasa hukum warga Luar Batang.

Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok sendiri sudah memberi respons atas ucapan Rustam. Ahok mengaku hanya bercanda. Ahok juga menegaskan, dia tahu Rustam tak pernah berhubungan dengan Yusril.

Ahok kemudian melemparkan isu lain. Dia menyebut Rustam sebagai anggota geng golf di Pemprov DKI. Ahok menyebut, geng golf ini kerap bepergian sampai ke luar negeri hanya untuk golf. 

Bukan rahasia umum, kalau golf yang di Indonesia masih identik dengan olahraga mahal ini memang lekat dengan para pejabat. Silakan dicek, banyak pejabat atau mantan pejabat yang hobi golf. Buat sekedar olahraga atau menjalin relasi untuk bisnis dan lainnya.

Tak bermaksud menyalahkan golf, Ahok kembali bicara soal geng golf. Ahok yang tak hobi golf ini menyilakan saja orang bermain golf. Yang penting pekerjaan beres. 

Tidak ada komentar: